“Satu Kata yang Akan Membuat Anda Jadi Sangat Berpengaruh”

“Satu Kata yang Akan Membuat Anda Jadi Sangat Berpengaruh”
———————————————————————————-

Dalam buku Robert B. Cialdini yang sangat terkenal “Influence: Science and Practice” diceritakan hasil sebuah ekserimen yang dilakukan oleh psikolog sosial Ellen Langer dan tim (Langer, Blank Chanowitz, 1978). Hasil dari eksperimen muncul prinsip prilaku manusia yang sangat terkenal yaitu “ Ketika kita meminta seseorang melakukan sesuatu untuk kita, kita akan lebih berhasil jika menyertainya dengan sebuah alasan”.

Dalam eksperimen itu, orang yang sedang mengantri dimesin fotocopy sebuah perpustakaan diminta untuk melakukan suatu hak kecil:

“Excuse me, I have 5 pages. May I use the Xerox machine because I’m in rush?”

(Permisi, saya punya 5 halaman. Bolehkah saya menggunakan mesin Xerox ini (fotocopy) karena saya terburu-buru).

Efektifitas dari permintaan ini yang disertai sebuah alasan hampir 94% mengijinkan dia untuk memotong antrian.

Bandingkan dengan permintaan ini, jika dia hanya mengajukan permintaan saja tanpa alasan.

“Excuse me, I have 5 pages. May I use the Xerox machine?”

(Permisi, saya punya 5 halaman. Bolehkah saya menggunakan mesin Xerox ini (fotocopy) ? )

Dalam kondisi seperti ini, hanya 60% saja orang yang mengijinkan.

Hal paling krusial yang membedakan dua kalimat tersebut adalah penggunaan kalimat “because I’m in rush” (karena saya terburu-buru).

Dan menariknya, pada percobaan kalimat yang ketiga, Langer menggunakan kata “because/karena” dan dilanjutkan dengan alasan yang bukan alasan sesungguhnya.

“Excuse me, I have 5 pages. May I use the Xerox machine? Because I have to make some copies ”

(Permisi, saya punya 5 halaman. Bolehkah saya menggunakan mesin Xerox ini (fotocopy) karena saya harus membuat beberapa copy )

Hasilnya, 93% orang mengijinkan dia untuk memotong antrian fotocopy tersebut, walaupun tidak ada alasan yang sebenarnya, karena semua orang yang mengantri pasti karena ingin memfotocopy.

Dari eksperimen itu, satu kata ajaib yang membuat orang lain mau melakukan yang Anda minta adalah kata KARENA.

Dalam NLP, kata KARENA merupakan pola cause-effect yang merupakan salah satu pelanggaran Meta Model. Fungsinya membuat kalimat sebelum dan setelahnya menjadi seolah-olah berhubungan sebab-akibat sehingga membuat kalimat itu menjadi masuk akal. Sebuah stimulus yang spesifik menyebabkan respon yang spesifik.

Karena…maka… merupakan sebuah pola bahasa yang mampu hipnotispendengarnya. Jika Anda ingin mempengaruhi orang lainuntuk melakukan sesuatu yang Anda inginkan, maka gunakanlah kata KARENA, dan permintaan Anda menjadi punya alasan dan itu membuat permintaan Anda menjadi masuk akal. Dari prinsip perilaku manusia yang dijelaskan diawal artikel ini, Orang lebih suka melakukan sesuatu jika memiliki alasan. Dan kata KARENA memperkuat alasan Anda.

Beberapa contoh aplikasi dalam kehidupan sehari-hari:

Sales:
——–
“Karena Anda menginginkan sebuah mobil yang hemat bbm, maka beli mobil ini paling pas buat Anda”

Orangtua kepada anak:

“Karena sekarang sudah sore, jadi adek mandi sekarang ya”

Guru:
——-
“Karena Ujian Nasional sudah dekat, maka semangat belajar kalian harus lebih ditingkatkan”

Caleg:
——–
“Karena kita semua menginginkan perubahan, maka dukungan Anda kepada saya membuat perubahan akan semakin mudah kita raih bersama”

Dan masih banyak contoh lainnya, batasnya hanyalah kreatifitas Anda.

Selamat mempraktekkannya dan dapatkan apapun yang Anda inginkan dari orang lain dengan mudah.

NB:
Karena berbagi ilmu itu juga termasuk sedekah, maka silakan klik tombol share artikel ini agar lebih banyak orang mendapatkan yang mereka inginkan dengan menggunakan The Power of Because.